IMPLEMENTASI KIE BERBASIS EXPERIENTIAL LEARNING MELALU PROGRAM RELASI UNTUK PENCEGAHAN PENYALAHGUNAAN NAPZA PADA REMAJA DI MTS NURUL FALAH, DESA KERTAGENA DAJAH, PAMEKASAN
Abstract
Tujuan pengabdian ini adalah mengetahui pelaksanaan dan hasil Program RELASI (Remaja Lawan Adiksi dan Sadar Diri) sebagai upaya preventif penyalahgunaan NAPZA pada remaja. Kegiatan menggunakan pendekatan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) berbasis experiential learning dengan sasaran siswa kelas 9 MTS Nurul Falah, Desa Kertagena Dajah, Kecamatan Kadur, Kabupaten Pamekasan. Data dikumpulkan melalui pre-test, post-test, observasi, dan refleksi. Hasil menunjukkan bahwa penyampaian materi, learning activity, diskusi, dan refleksi mendorong siswa mengenali diri, memahami risiko perilaku adiktif, dan mengembangkan kontrol diri. Skor rata-rata meningkat dari 65,3% menjadi 68,0%, terutama pada pemahaman pemicu emosi, kemampuan menghentikan perilaku yang tidak bermanfaat, dan kemandirian dalam menentukan pilihan. Program RELASI dapat menjadi upaya edukasi preventif untuk memperkuat self-awareness dan self-control remaja. Pengembangan selanjutnya perlu diarahkan pada pelaksanaan berkelanjutan dengan melibatkan sekolah, pendamping, dan lingkungan sebaya.
References
Abdurahim, A., Rahmawati, S., Permata, R. A., & Syaidatussalihah. (2022). Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba di Kalangan Pelajar SMK PP Negeri Mataram. Jurnal Pengabdian Masyarakat Sehati, 1(1), 1–7.
Adri, R. F. (2020). Pengaruh pre-test terhadap tingkat pemahaman mahasiswa Program Studi Ilmu Politik pada mata kuliah Ilmu Alamiah Dasar. Menara Ilmu, 14(1), 81–85.
Alamsyah, M. N., Aulia, W. A., Ramadhani, S., Lihawa, S. S., & Asri, M. (2026). Program Detox Squad: Remaja Sehat, Tanpa Rokok dan Narkoba. Aksara Bakti: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(1), 1–10.
Angelika, V., Angriyani, D., Howay, L., & Puspita Sari, I. (2026). Pelatihan self-control untuk meningkatkan kontrol diri terhadap penyalahgunaan narkotika dan zat adiktif berbahaya (narkoba) pada remaja di Kota Jayapura. Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara, 8(1), 11–22.
Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia. (2024). Komunikasi Penyuluhan Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba. Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia.
Belinda, M. G., & Savitri, L. S. Y. (2021). Keterampilan menolak secara asertif pada kelompok remaja yang mengalami tekanan negatif teman sebaya: Pelatihan daring selama pandemi COVID-19. Psikodimensia, 20(1), 1–9.
Carolla, C. D.,&Safira, T. D. (2026). Pengembangan Kemampuan Berpikir Kritis melalui Literasi Media Film Edukatif pada Siswa SMK Al-Hasra. Jurnal Pengabdian Sosial, 6(2), 198-202.
Damayanti, S., Asbari, M., Setiawan, D., & Saputra, M. S. (2023). Emotional intelligence: Mengapa EI lebih penting daripada IQ?. Literaksi: Jurnal Manajemen Pendidikan, 1(2), 279–285.
Ginanjar, T., & Miharja, S. (2025). Strengthening teenagers' awareness about the dangers of drugs through Islamic counseling at Madrasah Aliyah. Jurnal Bimbingan Penyuluhan Islam, 7(1), 31–42.
Hasan, M. N., Handian, F. I., & Maria, L. (2021). Hubungan antara faktor teman sebaya dengan penyalahgunaan NAPZA di Kota Batu. Jurnal Keperawatan Jiwa, 9(2), 475–486.
Mohd Taufek, N. H., Mohamed Nazar, N. I., Ab Rahman, N. S., Zaini, S., & Turner, C. J. (2022). Reflective practice of experiential learning visit to drug rehabilitation centres improved pharmacy curriculum prospects and services in promoting community engagement. Journal of Pharmacy, 2(2), 36–44.
Naim, N. (2025). Peningkatan Kesadaran Remaja terhadap Bahaya Narkoba dan Pergaulan Bebas melalui Edukasi Berbasis Sekolah MTS Ibnu Hajar Bulupitu, Kabupaten Malang. Jdimas: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(2), 18–25.
Nugraha, R. (2026). Penyalahgunaan narkotika dan psikotropika pada rokok elektrik vape dalam perspektif hukum Indonesia. Jurnal Ilmu Hukum dan Dinamika (JIHD), 16(1).
Nurdin, M. N. H., Bakar, R. M., Zainuddin, K., Hamid, M. W., Fajrianti, A. A., & Fadilah, N. (2024). Expressive writing untuk meningkatkan kemampuan manajemen emosi. KORSAcs: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(2), 143–148.
Puspitaningrum, D., Mulyanti, L., Mustika, D. N., Nurjanah, S., Ika, A., & Sari, D. Y. (2025). Intervensi edukatif melalui program KIE (Komunikasi, Informasi, dan Edukasi) mencegah pergaulan bebas wanita muda. Jurnal Salingka Abdimas, 5(1), 6–10.
Sapriati, A., Amini, M., Aisyah, S., Sapta, A., & Anam, R. S. (2023). Experiential Learning in Action: Inovasi Pembelajaran Guru Mahasiswa FKIP Universitas Terbuka. Tangerang Selatan: Penerbit Universitas Terbuka.
Siregar, T. M., Siahaan, B. M. G., Enjelika, T. N., & Simbolon, M. E. (2023). Pengaruh pemberian pre-test dan post-test pada mata pelajaran matematika dalam keberhasilan evaluasi pembelajaran di SMA Swasta Cahaya Medan. ULIL ALBAB: Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 3(1), 396–401.
Suryana, E., Hasdikurniati, A. I., Harmayanti, A. A., & Harto, K. (2022). Perkembangan Remaja Awal, Menengah Dan Implikasinya Terhadap Pendidikan. Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME), 8(3), 1917-1928.
Tirtanirmala, P., & Rahmawati, A. N. Y. P. (2026). Edukasi Kesehatan sebagai Strategi Penguatan Ketahanan Remaja terhadap Penyalahgunaan Narkoba terhadap Pelajar. SEGARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(1), 15–22.
Wills, T. A., & Ainette, M. G. (2008). Good self-control as a buffering agent for adolescent substance use. Psychology of Addictive Behaviors, 22(4), 459–471.
Wirda, Ramadhani, A. A. S., Lihawa, S. S., Asri, M., & Alamsyah, M. N. (2026). Program Detox Squad: Remaja sehat, tanpa rokok dan narkoba. Aksara Bakti: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(1), 6–13.
Copyright (c) 2026 AKSELERASI: Jurnal Ilmiah Nasional

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




1.png)



1.png)