ANALISIS RISIKO KECELAKAAN KERJA DAN UPAYA PENGENDALIANNYA MENGGUNAKAN METODE HAZARD IDENTIFICATION, RISK ASSESSMENT, AND DETERMINING CONTROL (HIRADC) PADA PROSES AUTOBENDER DI PT. XYZ
Abstract
Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan aspek penting dalam industri manufaktur untuk meminimalkan risiko kecelakaan kerja serta meningkatkan produktivitas perusahaan. Salah satu proses yang memiliki potensi bahaya tinggi adalah proses bending menggunakan mesin Autobender di Divisi Prepress PT. XYZ. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi bahaya, menilai tingkat risiko, serta menyusun rekomendasi pengendalian guna mencegah terjadinya kecelakaan kerja. Metode yang digunakan adalah Hazard Identification, Risk Assessment, and Determining Control (HIRADC), yang meliputi identifikasi bahaya, penilaian risiko berdasarkan tingkat kemungkinan (likelihood) dan tingkat keparahan (severity), serta penentuan pengendalian sesuai hierarki pengendalian risiko. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi lapangan, studi dokumentasi, dan wawancara dengan operator yang terlibat dalam proses kerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa potensi bahaya utama meliputi risiko tergores pisau, tertusuk serpihan pisau, terjepit bagian mesin yang bergerak, serta risiko ergonomi akibat postur kerja yang kurang baik. Berdasarkan hasil penilaian risiko, ditemukan kategori risiko rendah, sedang, dan tinggi yang memerlukan prioritas pengendalian berbeda. Pengendalian yang direkomendasikan meliputi penyempurnaan prosedur kerja, penggunaan alat pelindung diri, pemasangan pelindung mesin, peningkatan pelatihan operator, serta penerapan inspeksi dan pemeliharaan berkala. Implementasi rekomendasi tersebut diharapkan mampu menurunkan risiko kecelakaan kerja serta meningkatkan budaya keselamatan di lingkungan PT. XYZ.
References
Cholil, A. A., Santoso, S., Syahrial, T. R., Sinulingga, E. C., & Nasution, R. H. (2020). Penerapan metode hiradc sebagai upaya pencegahan risiko kecelakaan kerja pada divisi operasi pembangkit listrik tenaga gas uap. Jurnal Bisnis dan Manajemen (Journal of Business and Management), 20(2), 41-64.
Heinrich, H. W. (1931). Industrial Accident Prevention: A Scientific Approach. New York: McGraw-Hill Book Company.
Hanlon, J. F. (2017). Handbook of Package Engineering. New York: McGraw-Hill Education.
International Labour Organization (ILO). (2001). Guidelines on Occupational Safety and Health Management Systems (ILO-OSH 2001). Geneva: ILO.
International Organization for Standardization. (2018). ISO 45001:2018 Occupational Health and Safety Management Systems Requirements with Guidance for Use. Geneva: ISO.
Islah, D., Supardi, F. A. R., Alim, A., & Rusnita, R. (2024). Penerapan Hazard Identification, Risk Assesment and Determining Control (HIRADC) dalam Pengendalian Kecelakaan Kerja Pada Pekerja di PT. Industri Kapal Indonesia. Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama, 13(1), 60-71.
Nurraudah, R., & Yuamita, F. (2023). Analisis risiko potensi kecelakaan kerja pada pekerja departemen persiapan produksi menggunakan metode HIRADC (Hazard Identification, Risk Assessment and Determining Control)(Studi kasus: PT Mandiri Jogja International). Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan, 2(3), 159-167.
OHSAS Project Group. (2007). OHSAS 18001: Occupational Health and Safety Management Systems – Requirements. London: British Standards Institution.
Occupational Safety and Health Administration (OSHA). (2016). Job Hazard Analysis. Washington, DC: U.S. Department of Labor.
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 50 Tahun 2012 tentang Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3).
Peraturan Menteri Tenaga Kerja Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 1998 tentang Tata Cara Pelaporan dan Pemeriksaan Kecelakaan Kerja.
Shaumarda, G., & Suyono, A. M. (2025). Analisis Risiko Keselamatan Dan Kesehatan Kerja (K3) Dengan Metode Hiradc (Hazard Identification, Risk Assessment & Determining Control). Journal of Industrial Science and Mechanical Engineering, 1(1), 55-71.
Suma’mur, P. K. (2009). Higiene Perusahaan dan Kesehatan Kerja (HIPERKES). Jakarta: Sagung Seto.
Silalahi, B. (2005). Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja. Jakarta: Pustaka Binaman Pressindo.
Standar Nasional Indonesia (SNI). (2016). Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja. Badan Standardisasi Nasional.
Syawal, S. N., Kusnadi, K., & Sutrisno, S. (2023). Analisis Potensi Bahaya dengan Metode HIRADC untuk Mencegah Terjadinya Kecelakaan Kerja di Departemen Injection PT. Indonesia Thai summit plastech. Jurnal Serambi Engineering, 8(1), 4211-4217.
Copyright (c) 2026 AKSELERASI: Jurnal Ilmiah Nasional

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




1.png)



1.png)