PERAN KEPEMIMPINAN AGILE DALAM PEMERINTAHAN DAERAH KOTA DEPOK
Abstract
Transformasi digital menuntut pemerintah daerah memiliki pola kepemimpinan yang lebih adaptif dan responsif. Penelitian ini bertujuan mengetahui peran kepemimpinan agile terhadap komunikasi pemerintahan berbasis digital di lingkungan Pemerintah Kota Depok, Provinsi Jawa Barat. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 301 aparatur sipil negara yang dipilih secara proporsional. Data dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) berbantuan perangkat lunak LISREL. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan agile berpengaruh positif dan signifikan terhadap komunikasi pemerintahan berbasis digital, sedangkan infrastruktur teknologi informasi berpengaruh lebih besar. Secara bersama-sama, kedua faktor tersebut menjelaskan 79% varians komunikasi pemerintahan berbasis digital dengan tingkat kecocokan model yang baik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kepemimpinan agile memiliki peran penting sebagai penggerak transformasi digital, sehingga penguatan kapasitas kepemimpinan perlu dilakukan sejalan dengan pengembangan infrastruktur teknologi.
References
Ciancarini, P., Giancarlo, R., & Grimaudo, G. (2024). Digital transformation in public administrations: A guided tour for computer scientists. IEEE Access, 12, 22841–22865.
Denning, S. (2018). The age of agile: How smart companies are transforming the way work gets done. AMACOM.
Fischer, C., & Neumann, O. (2024). Adopting agile in government: A comparative case study. Public Management Review, 26(12), 3692–3714. https://doi.org/10.1080/14719037.2024.2354776
Haug, N., Dan, S., & Mergel, I. (2024). Digitally-induced change in the public sector: A systematic review and research agenda. Public Management Review, 26(7), 1963–1987. https://doi.org/10.1080/14719037.2023.2234917
Kencono, B. D., Putri, H. H., & Handoko, T. W. (2024). Transformasi Pemerintahan Digital: Tantangan dalam Perkembangan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) di Indonesia. JIIP-Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 7(2), 1498-1506.
Maryuni, S., Darmawan, D., Apriyani, E., Zesa, P., & Selpiani, W. (2024). Transformasi pelayanan digital terpadu dalam penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik. Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M), 5(4), 1011–1028. https://doi.org/10.33474/jp2m.v5i4.22479
Mergel, I. (2024). Social Affordances of Agile Governance. Public Administration Review, 84(5), 932–947. https://doi.org/10.1111/puar.13787
Mergel, I., Gong, Y., & Bertot, J. (2018). Agile government: Systematic literature review and future research. Government Information Quarterly, 35(2), 291–298. https://doi.org/10.1016/j.giq.2018.04.003
Rusdy, R. M. I. R., & Flambonita, S. (2023). Penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) di pemerintah daerah untuk mewujudkan good governance. Lex LATA, 5(2), 218–239. https://doi.org/10.28946/lexl.v5i2.2351
Susilawati, K., Ilham, D., Sunarsi, D., & Haedar, A. W. (2024). Pelayanan Publik Berbasis Digital pada Organisasi Sektor Publik di Indonesia. Pallangga Praja, 6(1).
Tulungen, E. E. W., Saerang, D. P. E., & Maramis, J. B. (2022). Transformasi digital: Peran kepemimpinan digital. Jurnal EMBA, 10(2), 1116–1123. https://doi.org/10.35794/emba.v10i2.41399
Wahyudi, F. A., & Putri, N. E. (2024). Implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) di Dinas Komunikasi dan Informatika. Jurnal Administrasi Pemerintahan Desa, 6(1). https://doi.org/10.47134/villages.v6i1
Wijanto, S. H. (2008). Structural equation modeling dengan LISREL 8.8: Konsep dan tutorial. Graha Ilmu.
Yustisiawandana, F. T., & Aji, R. F. (2024). Perancangan enterprise architecture untuk meningkatkan indeks SPBE pemerintah daerah: Studi kasus Kabupaten Tasikmalaya. Jurnal Teknologi dan Sistem Informasi Bisnis, 6(1), 187–199. https://doi.org/10.47233/jteksis.v6i1.1133





.png)
.png)

1.png)