UPAYA KEPOLISIAN REPUBLIK INDONESIA BERSIKAP NETRAL PADA PEMILU 2024 DI LAMPUNG TIMUR UNTUK MENDUKUNG DEMOKRASI

  • Viktor Universitas Muhammadiyah Jakarta, Indonesia
  • Usni Universitas Muhammadiyah Jakarta, Indonesia
  • Asep Setiawan Universitas Muhammadiyah Jakarta, Indonesia
  • Lusi Andriyani Universitas Muhammadiyah Jakarta, Indonesia
Keywords: Netralitas, Pemilu 2024, Polri, Politik, Demokrasi.

Abstract

Kajian ini bertujuan untuk menganalisis berbagai langkah yang ditempuh Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dalam mempertahankan sikap imparsialitasnya selama penyelenggaraan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 di Kabupaten Lampung Timur, sekaligus menelaah sejauh mana imparsialitas tersebut berkontribusi bagi penguatan sistem demokrasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif bersifat deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, serta penelaahan dokumen-dokumen yang relevan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa netralitas Polri pada Pemilu 2024 di Kabupaten Lampung Timur dibangun melalui lima upaya utama. Pertama, penguatan regulasi dan kelembagaan sebagai landasan implementasi netralitas. Kedua, peningkatan profesionalisme personel melalui internalisasi etika, pelatihan, simulasi manajemen konflik, dan penguatan pengawasan etik. Ketiga, penguatan sinergi dengan KPU, Bawaslu, dan Sentra Gakkumdu untuk mendukung penyelenggaraan pemilu yang aman dan berintegritas. Keempat, penerapan komunikasi publik yang transparan melalui media dan pendekatan berbasis komunitas guna mencegah konflik. Kelima, optimalisasi sistem pengawasan internal dan penegakan disiplin untuk memastikan konsistensi sikap netral anggota Polri selama seluruh tahapan Pemilu 2024.

References

Abdullah, L. D. (2018). Sanksi pidana bagi pegawai negeri sipil (PNS) yang tidak netral dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kota Baubau berdasarkan Undang-Undang Aparatur Sipil Negara. Jurnal Hukum Volgeist, 2(2). https://doi.org/10.35326/volkgeist.v2i2.89

Abdurrachman, H., & Hamzani, A. I. (2023). Perlunya Reformasi Kultural di Kepolisian Republik Indonesia. Salam, 10(1), 141–154. https://doi.org/10.15408/sjsbs.v10i1.31111

Abiyasa, P. (2019). Kewenangan Bawaslu dalam penyelenggaraan pemilu di Kota Semarang: Suatu kajian Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang pemilu. Jurnal USM Law Review, 2(2).

Achmad, A. (2012). Keterpurukan hukum di Indonesia. Bandung: Chalia Indonesia.

Arjanggi, R. (2015). Upaya Polisi Dalam Menangani Tindak Pidana Berupa Pelanggaran Pemilihan Umum Legislatif (Doctoral Dissertation, UAJY).

Asshiddiqie, J. (2010). Konstitusi dan konstitusionalisme Indonesia. Jakarta: Sinar Grafika.

Awaluddin. (2019). Netralitas sebagai etika aparatur sipil negara (ASN) dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) di Kabupaten Donggala. Jurnal Surya Keadilan, 3(1).

Baker, J. (2012). The rise of Polri: Democratisation and the political economy of security in Indonesia (Doctoral Dissertation, London School of Economics and Political Science).

Bambang, W. (2018). Penelitian Hukum dalam Praktek. Jakarta: Sinar Grafika.

Barda, N. A. (2015). Beberapa Aspek Penegakan Hukum dan Pengembangan Hukum Pidana. Bandung: Cipta Aditya Baksti.

Bastian, A., Akili, R. H., & Kadir, Y. (2024). Netralitas Kepolisian Republik Indonesia Pada Penyelenggaraan Pemilihan Umum. Jurnal Hukum, Politik dan Ilmu Sosial, 3(2), 96–104. https://doi.org/10.55606/jhpis.v3i2.3721

Bayley, D. H. (2005). Democracy and the Police. Taylor & Francis. https://doi.org/10.1093/oso/9780195189759.003.0002

Chan, J. (1999). Governing police practice: limits of the new accountability. British Journal of Sociology, 50(2), 251–270. https://doi.org/10.1111/J.1468-4446.1999.00251.X

Creswell, J. W. (2013). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches. Sage Publications.

Darry, M., & Asri, D. (2022). Problematika netralitas Polri di era Jokowi: Keterlibatan dalam politik praktis dan bisnis. Jurnal Politik Indonesia, 8(1), 30–48. https://doi.org/10.20473/jpi.v8i1.33927

Davies, S. G., Meliala, A., & Buttle, J. (2016). Gangnam Style versus Eye of the Tiger: people, police and procedural justice in Indonesia. Policing & Society, 26(4), 453–474. https://doi.org/10.1080/10439463.2014.949712

Denzin, N. K., & Lincoln, Y. S. (1994). Handbook of qualitative research. Sage Publications.

Dudy, A. A., & ASHADY, S. (2024). Peran kepolisian dalam menertibkan dan mengamankan aksi demonstrasi. Ganec Swara, 18(2), 1128. https://doi.org/10.35327/gara.v18i2.912

Election Commission of India. (2023). Handbook for Police Officers. Election Commission of India.

Fahmi, K. (2012). Pemilihan Umum & Kedaulatan Rakyat. Depok: RajaGrafindo Persada.

Fahmi, K. (2015). Sistem penanganan tindak pidana pemilu. Jurnal Konstitusi, 12(2). http://dx.doi.org/10.31078/jk1224

Firnas, M. A. (2016). Politik dan Birokrasi: Masalah netralitas birokrasi di Indonesia era reformasi. Jurnal Review Politik, 6(1), 160-194. https://doi.org/10.15642/JRP.2016.6.1.160-194

Friedman, L. M. (2011). American Law: An Introduction. Tatanusa.

Goldsmith, A. (2005). Police reform and the problem of trust. Theoretical Criminology, 9(4), 443–470. https://doi.org/10.1177/1362480605057727

Hakim, Y. R. (2023). Netralitas TNI dan Polri dalam penyelenggaraan pemilihan umum guna mewujudkan konsolidasi demokrasi di Indonesia. Jurnal Keadilan Pemilu, 4(1), 67–76. https://doi.org/10.55108/jkp.v4i1.419

Haripin, M., & Siregar, S. N. (2016). The defects of police reform in Indonesia. Journal of Indonesian Social Sciences and Humanities, 6(2), 53-64. https://doi.org/10.14203/JISSH.V6I2.40

Haripin, M., Anindya, C. R., & Priamarizki, A. (2020). The politics of counter-terrorism in post-authoritarian states: Indonesia’s experience, 1998–2018. Defense & Security Analysis, 36(3), 275–299. https://doi.org/10.1080/14751798.2020.1790807

Hasibuan, E. S. (2024). Neutralization of the National Police in the general election in maintaining the collapse of the unitary state of the Republic of Indonesia. Pena Justisia: Media Komunikasi dan Kajian Hukum, 23(3), 1194–1203.

Husin, K., & Husin, B. R. (2015). Sistem Peradilan Pidana. Lampung: Universitas Lampung.

Ihnat, K. (2022). Reforming to Avoid Reform: Strategic Policy Substitution and the Reform Gap in Policing. Perspectives on Politics, 21(1), 59–77. https://doi.org/10.1017/s1537592722000135

Jubaidi, D., & Khoirunnisa, K. (2023). Political Configuration of Law in Law Enforcement in Indonesia. Available at SSRN 5068418. https://doi.org/10.2139/ssrn.5068418

Junaidi, M. (2020). Pidana pemilu dan pilkada oleh Sentra Penegakan Hukum Terpadu. Jurnal Ius Contituendum, 5(2).

Kamaly, N. (2023). Pemilu Tanpa Pelanggaran: Asas Netralitas Demi Mewujudkan ASN Berintegritas. Jurnal Transformasi Administrasi, 13(02), 187–202. https://doi.org/10.56196/jta.v13i02.279

Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP)

Manurung, E. H. (2020). Penerapan sanksi pidana berdasarkan Undang-Undang No. 7 Tahun 2017 tentang pemilu terhadap Perindo karena curi start kampanye dalam pemilu 2019. Jurnal USM Law Review, 3(1). http://dx.doi.org/10.26623/julr.v3i1.2367

Marasabessy, F. (2024). Pengaruh cawe-cawe presiden terhadap netralitas Polri di Pilpres tahun 2024. Islamic Banking & Economic Law Studies (I-BEST), 3(1), 1–11.

Mawuntu, J. R., Sondakh, J., & Regar, P. C. (2023). The neutrality of the state civil apparatus in general elections: A study of law enforcement. Al-Ishlah: Jurnal Ilmiah Hukum, 26(1), 1–14.

Moelyatno. (2018). Asas-Asas Hukum Pidana. Jakarta: Rineka Cipta.

Muradi. (2014). Politics and Governance in Indonesia: The Police in the Era of Reformasi.

Neild, R. (2001). Democratic police reforms in war-torn societies. Conflict, Security & Development, 1(01), 21–43. https://doi.org/10.1080/14678800100590596

Noer, H. H. (2024). Portrait of the Politicization of Indonesian Bureaucracy in the 2024 Election. International Journal of Social Service and Research, 4(03), 752-769. https://doi.org/10.46799/ijssr.v4i03.735

Nuribadah & Muksalmina. (2024). Penegakan hukum pemilu di indonesia dalam mewujudkan pemilu yang adil, transparan, dan berkualitas. ENLEKTURER: Journal of Islamic Studies, 2(2), 1-34. https://doi.org/10.71036/ejis.v2i2.350

Nurmandi, A., Muallidin, I., Purnomo, E. P., & Suryanto, S. (2016). The indonesia’s police reform police in the reform era new institutionalism perspective. Journal of Government and Politics, 7(2), 240–265. https://doi.org/10.18196/JGP.2016.0029

OSCE. (2008). Guidebook on Democratic Policing. Office of the Senior Police Adviser to the OSCE Secretary General.

Pariangu, U. T. (2020). Netralitas aparatur sipil negara dan biropatologi dalam pemilihan kepala daerah. 3(4), 470. https://doi.org/10.35817/JPU.V3I4.15375

Peraturan Badan Pengawas Pemilu Nomor 31 Tahun 2018 Tentang Sentra Penegakan Hukum Terpadu.

Peraturan Mahkamah Agung Nomor 1 Tahun 2018 Tentang Tata Cara Penyelesaian Tindak Pidana Pemilihan Dan Pemilihan Umum

Pramana, S., Junaidi, M., Arifin, Z., & Sukarna, K. (2020). Kewenangan Kepolisian Negara Republik Indonesia Dalam Penanganan Kasus Keterlibatan Aparatur Sipil Negara Dalam Pemilihan Umum. Jurnal Usm Law Review, 3(2), 462-479.

Prisgunanto, I. (2015). Komunikasi & polisi: Edisi tiga – Community, citra, bias selebritas, digital. Ilham Press.

Pusat Penelitian Politik, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia. (2010). Polri di Era Demokrasi: Dinamika Pemikiran Internal. Pusat Penelitian Politik, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia.

Robet, R. (2022). Civil society the key to preventing an Indonesian police state. https://doi.org/10.54377/f1e8-c4e6

Sandiya, I., & Basir, S. (2021). Democratic policing: POLRI neutrality in democratic election. Technium Social Sciences Journal, 22, 708.

Santoso, T. (2016). Tindak pidana pemilu. Sinar Grafika.

Shimada, Y. (2022). Authoritarianism and Constitutional Politics in Post-Authoritarian Indonesian Society: Reemergence or Legacy. Brawijaya Law Journal, 9(1), 90–106. https://doi.org/10.21776/ub.blj.2022.009.01.07

Sihotang, E., Dwijendra, N. K. A., Rs, H., & Wiratny, N. K. (2022). Law and Humanities Quarterly Reviews, 1(2). https://doi.org/10.31014/aior.1996.01.02.8

Sinaga, D. (2018). Tindak Pidana Pemilu: Dalam Perspektif Teori Keadilan Bermartabat. Penerbit Nusa Media.

Siregar, S. N. (2019). Netralitas Polri Menjelang Pemilu Serentak 2019. Jurnal Penelitian Politik, 16(1), 35–46.

Siyoto, S. (2001). Dasar Metodologi Penelitian. Yogyakarta: Literasi Media Publishing.

Sklansky, D. A. (2007). Democracy and the Police. Stanford University Press.

Soekanto, S. (2018). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Penegakan Hukum. Depok: RajaGrafindo Persada.

Soekanto, S., & Mamudji, S. (2010). Penelitian Hukum Normatif: Suatu Tinjauan Singkat. Depok: Rajawali Pers.

Solihah, R., Witianti, S., & Ummah, M. (2018). The importance of police neutrality in creating democratic election. Central European Journal of International & Security Studies, 12(4).

Sukimin. (2020). Pemilihan presiden dan wakil presiden berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2017 tentang pemilihan umum. Jurnal USM Law Review, 3(1).

Sulistyowati, S., Prasetyo, M. S. E., Maharaja, G. B., & Andika, A. (2024). Neutrality of Public Officials in Elections based on The Perspective of General Principles of Good Governance. Law Development Journal, 6(3), 344. https://doi.org/10.30659/ldj.6.3.344-357

Sutrisn. (n.d.). Sosiologi Kepolisian: Relasi Kuasa Polisi dengan Organisasi Masyarakat Sipil Pasca Orde Baru. Yayasan Pustaka Obor Indonesia.

Syaefudin, M. (2019). Kewenangan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) dalam menegakkan kode etik pelanggaran pemilihan umum. Jurnal USM Law Review, 2(1).

Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 Tentang Pemilihan Umum

Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1981 Tentang Hukum Acara Pidana

Villaveces-Izquierdo, S. (2010). Building Internal and External Constituencies for Police Reform: An Indonesian Casec Study. International Journal of Police Science and Management, 12(2), 183–194. https://doi.org/10.1350/IJPS.2010.12.2.184

Published
2026-07-09
How to Cite
Viktor, Usni, Setiawan, A., & Andriyani, L. (2026). UPAYA KEPOLISIAN REPUBLIK INDONESIA BERSIKAP NETRAL PADA PEMILU 2024 DI LAMPUNG TIMUR UNTUK MENDUKUNG DEMOKRASI. PAPATUNG: Jurnal Ilmu Administrasi Publik, Pemerintahan Dan Politik, 9(3), 306-315. https://doi.org/10.54783/japp.v9i3.1860