PERGI HAJI DENGAN UANG PINJAMAN DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM

  • Muchlis Bahar UIN Imam Bonjol Padang
Keywords: Going Hajj, Debt, Loans, Islamic Law.

Abstract

The purpose of this study is to analyze the perspective of Islamic law on going on a pilgrimage with debt. This research uses qualitative research with descriptive analysis approach. The type of data used in this research is secondary data. Going for Hajj is obligatory for every Muslim who has financial and health capabilities. The problem in this research is is it permissible to go for Hajj by way of debt. The findings of this study are that going for Hajj by borrowing money for the cost of the pilgrimage from another party, whether the other party is a rich person or a bank financial institution, is permissible (Mbah) as long as there is confidence that he is able to repay his debt. People who go to Hajj by borrowing money, including people who have the ability with the help of others can be called the existence of "al-Istitho'ah bi Ghairi". Then going for Hajj using borrowed money is the same as using money given by others, his Hajj is valid, accepted by Allah, he gets the reward and the obligation of Hajj has fallen from him.

References

Afriani, A., Bahri, S., & Mutaleb, A. (2020). Peran Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Utara dalam Melaksanakan Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat). Asia-Pacific Journal of Public Policy, 6(2), 106-122.

Aini, R. (2017). Penerapan Konsep Al-Qardh Pada Kelompok Banjar Daging Di Kabupaten Lombok Tengah. Muamalat: Jurnal Kajian Hukum Ekonomi Syariah, 9(2), 103-116.

Aslamiah, R. (2017). Hadis maudhu dan akibatnya. Al-Hiwar: Jurnal Ilmu dan Teknik Dakwah, 4(6).

Caniago, S. (2018). ‘Azimahdanrukhshah suatu Kajian dalam Hukum Islam. JURIS (Jurnal Ilmiah Syariah), 13(2).

Choliq, A. (2018). Esensi Program Bimbel Manasik Haji Upaya Pemberdayaan Masyarakat. Jurnal At-Taqaddum, 10(1), 23-49.

Fahimah, S. (2018). Urgensitas Amr Nahy Dalam Memahami Ayat-Ayat Al Qur’an. Al Furqan: Jurnal Ilmu Al Quran dan Tafsir, 1(1), 1-13.

Fahruddin, A. (2021). Hukum Pencatatan Hutang Piutang Dalam Perspektif Fiqh Muamalah (Studi Pandangan Imam Fakhrurrazi). At-Tawazun, Journal of Islamic Economics and Law, 9(01), 11-20.

Farhan, N. (2016). Problematika Waiting List Dalam Penyelenggaraan Ibadah Haji Di Indonesia. Jurnal Studi Agama dan Masyarakat, 12(1), 57-80.

Hafizzullah, H. (2016). Memahami Hadis-Hadis Af’âl Al Rasûl Dan Tanawwu’al Ibâdah. Jurnal Ilmu Agama: Mengkaji Doktrin, Pemikiran, dan Fenomena Agama, 17(2), 167-174.

Haitomi, F., & Sari, M. (2021). Analisa Mubadalah Hadis “Fitnah Perempuan” dan Implikasinya terhadap Relasi Gender. Substantia: Jurnal Ilmu-Ilmu Ushuluddin, 23(1), 78-89.

Jurana, J. (2019). Akuntansi syariah dalam metafora haji. Imanensi: Jurnal Ekonomi, Manajemen, dan Akuntansi Islam, 4(1), 23-42.

Kisworo, B. (2017). Ibadah Haji Ditinjau Dari Berbagai Aspek. Al-Istinbath: Jurnal Hukum Islam, 2(1), 75-98.

Kusumaningtyas, M. (2019). Haji Backpacker: Peluang Dan Tantangan. MALIA: Jurnal Ekonomi Islam, 11(1), 39-50.

Mrd, M., & Siregar, S. (2021). Persepsi Masyarakat Mandailing Natal Tentang Pemberangkatan Pengantin Yang Memakai Pakaian Haji Menurut Hukum Islam. Al-Mujtahid: Journal of Islamic Family Law, 1(2), 69-79.

Na'ali, B. (2016). Tipologi Metode Ijtihad Fikih Kontemporer. Al Hurriyah: Jurnal Hukum Islam, 1(2), 245-262.

Nufus, F. P., Agustina, S. M., Lutfiah, V. L., & Yulianti, W. (2017). Konsep Pendidikan Birrul Walidain Dalam Qs. Luqman (31): 14 dan QS. AL-ISRA (17): 23-24. Jurnal Ilmiah Didaktika: Media Ilmiah Pendidikan dan Pengajaran, 18(1), 16-31.

Ronan, R. (2018). Dana Talangan Umrah Dalam Perspektif Hukum Islam. JURNAL ILMIAH MIZANI: Wacana Hukum, Ekonomi, dan Keagamaan, 5(1), 29-46.

Ronan, R. (2018). Dana Talangan Umrah Dalam Perspektif Hukum Islam. Jurnal Ilmiah Mizani: Wacana Hukum, Ekonomi, dan Keagamaan, 5(1), 29-46.

Sahal, L. (2019). Implementasi Fatwa Dsn-Mui Nomor 31 Tahun 2002 Tentang Pengalihan Hutang Pada Lembaga Keuangan Syariah. Al-Iqtishadiyah: Ekonomi Syariah Dan Hukum Ekonomi Syariah, 3(2), 88-117.

Sari, N. Y. D. (2020). Madrasah dan Konflik Keagamaan: Studi atas Konflik Kaum Tuo-Kaum Mudo dalam Krisis Madrasah Islamiyah Tanjung Raja Ogan Ilir Sumatera Selatan, 1925-1932. Journal of Indonesian History, 9(1), 64-75.

Sinaga, A., Alam, A. P., Arkan, F., & Hasibuan, S. W. (2020). Analisis Pembiayaan Dana Talangan Haji untuk Biaya Perjalan Ibadah Haji. El-Mal: Jurnal Kajian Ekonomi & Bisnis Islam, 1(1), 228-244.

Siregar, A. S. (2017). Al-Wadhdan Ciri Tekstualnya Dalam Alquran. Al-Qadha: Jurnal Hukum Islam dan Perundang-Undangan, 4(2), 55-73.

Sitama, M. F., & Cahyono, E. F. (2019). Faktor-faktor Penilaian Keputusan Konsumen dalam Pembelian Kosmetik Halal (Studi Kasus Mahasiswi Muslimah Fakultas Ekonomi dan Binis Universitas Airlangga). Jurnal Ekonomi Syariah Teori dan Terapan, 6(3), 599-624.

Supriyanto, J. (2016). Historiografi Haji Menurut Al Qur’an. Jurnal Ilmu Agama: Mengkaji Doktrin, Pemikiran, dan Fenomena Agama, 17(1), 1-22.

Published
2021-12-27
How to Cite
Bahar, M. (2021). PERGI HAJI DENGAN UANG PINJAMAN DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM. AKSELERASI: Jurnal Ilmiah Nasional, 3(3), 79-92. https://doi.org/10.54783/jin.v4i2.563